Jimbungan
4 Oktober 2008 at 21:24 Tinggalkan Komentar
Di Kec. Kalikotes Klaten Jawatengah ada gua yang merupakan kolam pemandian. Konon di situ hidup sepasang bulus yang bernama kiai dan nyai Poleng. Pada seminggu awal bulan syawal ramai di kunjungi oleh masyarakat. Tradisi itu di sebut syawalan atau Jimbungan. Bermacam macam hiburan ada disitu mulai keretamini, jinotro, kemidi putar dan banyak lagi. Dulu sewaktu saya kecil belum komplit ke jimbung kalau belum melempar koin dan membasuh muka di sendang. Di sebelah sendang ada masjid. Tapi biasanya pada musim Jimbungan masjidnya jadi tertutup pedagang. Di sebelah timur lagi tepatnya di Rawa Jombor. Ada tempat wisata makan. Warung apung namanya. Disini berjajar warung warung yang terapung di rawa. Tempat ini menyediakan menu dari ikan dari yang bakar sampai goreng. Semua fresh. Tangkap masak dan sajikan. Bukan di bulan syawal saja ramai pengunjung tapi di hari hari biasa terutama hari minggu selalu ramai pengunjung. Di atas bukit juga ada tempat wisata. Orang di sekitarnya menyebut Turis. Entah mengapa di sebut demikian. Tempat ini favorit saya untuk bolos sekolah waktu di SMA muhammadiyah 12 Krakitan. Karena dapat memantau siapa saja yang lewat di bawahnya jadi aman!. Sewaktu masih di Jawa saya selalu pergi kesini bila musim jimbungan. Walau hanya sekedar beli mie ayam atau bakso atau mengantar anak naik keretamini. Pokoknya lebaran kurang lengkap kalau belum syawalan di Jimbung. Biasanya malam minggu akan ramai sekali seperti malam ini mungkin?. Maklum sekarang jauh. Bagi yang punya gambar tentang syawalan di Jimbung kirimi gambar aku di Cilogku@yahoo.com terimakasih ya.
Like this:
Entry filed under: lebaran. Tags: .
Maaf bila belum dapat menata dengan baik karena keterbatasan segala sesuatunya. Saran dan kritik yang bersifat membangun sangat saya harapkan.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed